Tenses pada dasarnya 2 (dua) Bukan 16 (enam belas)

KBI.or.id – Tenses merupakan bagian dari structure grammar yang harus dipahami polanya ada banyak ahli yang beranggapan bahwa belajar grammar itu tidak penting tetapi kita akan malu manakala Bahasa inggris kita seperti vikinisasi ataupun bahas Inggris versi India.

Dengan hanya sebatas pengetahuan vocabulary memang kita dengan mudah dapat berbicara bahasa Inggris tetapi karena kita sudah belajar alangkah lebihbaiknya kita berbicara susuai grammatical. Lanjut pada tenses, mungkin setiap orang sudah mengetahui berapa rumitnya tenses karena mengganggap ada 16 pattern atau rumus yang harus dihafal tetapi pada dasarnya hanya 2 rumus saa yang perlu dipahami berikutnya akan mengalir terhadap tenses berikutnya.

Kenapa penulis bisa berasumsi tenses pada dasarnya ada 2 karena memang tenses itu focus terhadap present dan past tenses berikutnya adalah turunan. Meskipun ada yang beranggapan tenses itu ada 3 tetapi menurut Raymond Murphy dan Angela Downing Future merupakan bagian dari present. Bisa lihat di peta konsep berikut ini

Present

  • Simple present
  • Present continuous
  • Present perfect
  • Present perfect continuous
  • Future
  • Future continuous
  • Future perfect continuous

Past

  • Past tense
  • Past continuous
  • Past perfect
  • Past perfect continuous
  • Past future
  • Past future continuous
  • Past future perfect
  • Past future perfect continuous

Nah bisa menjadi gambaran mudah kan ? inilah yang dinamakan peyederhanaan materi sehingga untuk belaar tidak perlu kaget dengan 16 pola melainkan dikasih penyedderhanaan dengan 2 pola terlebih dahulu karena yang berikutnya meruakan turunan. Ketika present dan past sudah mudah dipahami maka berikutnya akan makin mudah memahami karena dasar dari semua nya berada pada kedua tenses tersebut.

Contoh dalam present :

  • Simple present                        : they do
  • Present continuous                 : they are doing
  • Present perfect                       : they have done
  • Present perfect continuous     : they have been doing
  • Future                                      : they will
  • Future continuous                   : they will be doing
  • Future perfect continuous      : they will have been doing

Contoh dalam past :

  • Past tense                                : they did
  • Past continuous                       : they were doing
  • Past perfect                             : they had done
  • Past perfect continuous          : they had been doing
  • Past future                              : they would do
  • Past future continuous            : they would be doing
  • Past future perfect                  : they would had done
  • Past future perfect continuous : they would had been doing

Apakah sudah makin memperjelas jika menguasai satu maka seluruhnya akan terurai sesuai contoh. Untuk bisa memahami seluruh tenses diperlukan pemahaman yang baik yang menjadi dasar dari tenses itu sendiri. Ketika mempelajari simple present maka kita harus mempelajari pattern, nominal-verbalnya WH questionnya belum lagi ada Passive Voice. Iikalau semua sudah bisa dikuasai maka akan mudah untuk membolakbalikan kalimat dalam Bahasa Inggris begitu jugan dengan kalimat Past nya. Jangan salah kaprah dengan belajar yang tidak terstruktur. Kuasai dulu satu lalu belajar kelevel berikutnya itulah yang sesungguhnya ada di bangku kuliah. Sehingga setidaknya bisa menelurkan calon guru yang inovatif dan kreatif dalam memberikan pemahaman.

Selanjutnya kita membahas kedua tenses yang menjadi dasar yakni simple present dan past tense. Simple present tense merupakan tenses yang digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi saat in, kebenaran umum dan kebiasaani. Tenses ini tidak dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa dengan waktu lampau atau yang akan datang. Tidak juga menjelaskan kejadian yang sedang terjadi. Rumus untuk simple present tense pada kalimat yang memiliki kata kerja adalah:

Positif              : S + Verb 1 (+-s/-es)

Negatif            : S + Do/Does + Not + Infinitive

Tanya              : Do/Does + S + Infinitive ?

Keterangan

Jika subjek adalah orang pertama (I), orang kedua (you), orang ketiga jamak (they, we) maka kata kerja pertama digunakan untuk membentuk kalimat positif. Auxiliary “Do” digunakan ketika membentuk kalimat negatif maupun interogatif/ tanya.

bac ajuga

Jika subjek adalah orang ketiga tunggal (he, she, it) maka kata kerja pertama harus ditambah dengan “-s/-es” sesuai dengan kata kerja yang digunakan untuk membentuk kalimat positif. Auxiliary “Does” yang diikuti dengan kata kerja bentuk pertama digunakan untuk membentuk kalimat negatif dan interogatif/ tanya.

Contoh kalimat yang menggunakan simple present tense untuk dua jenis subjek yang berbeda:

Subjek orang pertama (I), kedua (You) dan ketiga jamak (We, They)

1.  ( + )     I love swimming very much.

     ( – )      I do not love swimming very much.

     ( ? )      Do I love swimming very much

2.  ( + )     You cook breakfast for me.

     ( – )      You do not cook breakfast for me.

     ( ? )      Do you cook breakfast for me.

3.  ( + )     We have dance rehearsal every Saturday night.

     ( – )      We do not have dance rehearsal every Saturday night.

     ( ? )      Do we have dance rehearsal every Saturday night.

4.  ( + )     They promote their product to everyone which they meet.

     ( – )     They do not promote their product to everyone which they meet.

     ( ? )      Do they promote their product to everyone which they meet?

Subjek orang ketiga tunggal (He, She , It)

1.  ( + )    He likes reading newspaper every morning.

     ( – )     He does not like reading newspaper every morning.

     ( ? )     Does he like reading newspaper every morning?

2.  ( + )    She manages her work time well.

     ( – )     She does not manage her work time well.

     ( ? )     Does she manage her work time well.

3.  ( + )    It takes much more time.

     ( – )     It does not take much more time.

     ( ? )     Does it take much more time?

Selain kalimat verbal ada juga kalimat nominal yang berbentuk present contoh :

  • He is a doctor since 1990
  • The students are the outside
  • I am an actor

Lanjut ke past tense yang merupakan tenses yang menjelaskan lampau secara umum namun ada keterangan yang menyebutkan bahwa tadi pagi pun bisa menggunakan past tense. Jadi, stop berasumsi bahwa past tense itu lampau atau zaman dahulu. Dengan pola yang sudah kita ketahui past tense itu berpola S+V2 dengan kata lain kita tinggal menguasai verb ke 2 baik irregular maupun regular.  Contoh :

  • Roni ate batagor this morning (Roni memakan batagor pada pagi tadi)
  • I went to Ghina house yesterday (Saya pergi ke rumah Ghina kemarin)
  • Boby drank a cup of coffee last night (Boby minum secangkir kopi tadi malam)
  • Happy Asmara sang her new song last Week (Happy Asmara menyanyikan lagu barunya Minggu lalu)

Contoh untuk kalimat nominalnya karena hanya ada 2 to be maka kalian harus tau was dan were untuk kalimat nominal past tense

  • She was beautiful last night
  • They were here yesterday

Demikian gambaran dari tenses itu pada dasarnya hanya dua yakni present dan Past

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like