MENTORING BEASISWA

PILIH MENTORING BEASISWA YANG TEPAT

lister.my.id – Siapa yang pernah mendapat beasiswa? Atau siapa yang pernah mencoba mengejar beasiswa? Beasiswa merupakan sesuatu hal yang sangat menguntungkan sekaligus membanggakan. Kok bisa? Mari kita bahas lebih dalam mengenai beasiswa ini.

Sebenarnya Apa Definisi Besiswa?

Beasiswa memiliki pengertian sebagai tunjangan yang diberikan kepada pelajar atau mahasiswa sebagai bantuan biaya belajar, ini pengertian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sedangkan menurut Wikipedia, beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh.

Siapa sajakah pihak yang memberikan beasiswa? Ada banyak sekali lembaga yang memberikan bantuan beasiswa dengan syarat dan segmen tertentu. Mulai dari  lembaga pemerintah, perusahaan-perusahaan swasta nasional maupun internasional, hingga yayasan atau organisasi kemasyarakatan. Bahkan, banyak perusahaan swasta yang saat ini memasukkan beasiswa ke dalam program CSR (Corporate Social Responsibility) mereka.

Jenis Beasiswa

Beasiswa memiliki beberapa jenis yang bisa dibagi dalam beberapa kategori:

  1. Berdasarkan cakupan beasiswa, yang terbagi dalam beasiswa penuh (mulai dari biaya sekolah, biaya buku, sampai biaya hidup), dan beasiswa parsial yaitu beasiswa dengan jumlah tertentu (Misal: 70% dari pemberi beasiswa dan 30% dari penerima beasiswa),
  2. Berdasarkan siapa pemberi beasiswa. Seperti dijelaskan di atas, pemberi beasiswa bisa berasal dari pemerintah, perusahaan swasta nasional dan asing (internasional), beasiswa dari lembaga/organisasi internasional, dan beasiswa dari organisasi/yayasan nasional.
  3. Berdasarkan tujuan diberikannya beasiswa, ini seperti beasiswa penghargaan atas prestasi yang diraih (biasanya untuk para atlet), beasiswa bantuan, beasiswa non akademik, beasiswa penelitian yang biasanya sering diberikan kepada para akademisi, dan beasiswa ikatan dinas. Untuk beasiswa ikatan dinas, setelah kita menyelesaikan masa studi, maka kita wajib mengabdikan diri kepada lembaga/perusahaan pemberi beasiswa hingga waktu tertentu.

Manfaat Beasiswa

Tentu ada banyak sekali bila kita berhasil mendapatkan beasiswa, seperti:

  1. Keringanan biaya pendidikan yang tidak murah, apalagi bila tujuan studi kita di luar negeri.
  2. Memperluas pertemanan atau networking. Pemberi beasiswa biasanya akan membentuk grup khusus para peserta beasiswa, dan mengisinya dengan berbagai kegiatan. Tentu, selain mendapat teman baru, grup sesama penerima beasiswa ini bisa membuka berbagai jalan untuk kolaborasi, baik dalam penelitian sampai dengan bisnis.
  3. Menambah portofolio positif dalam list daftar riwayat hidup kita. Ini sangat bagus untuk melamar pekerjaan di perusahaan idaman. Karena mereka yang mendapat beasiswa, identik dengan orang yang cerdas, kreatif, dan memiliki relasi yang luas. Tiga hal yang dibutukan oleh perusahaan, baik perusahaan asing maupun perusahaan nasional.

Bagaimana? Lumayan juga kan manfaatnnya? Kalau manfaatnya seperti itu, siapa yang tidak mau mendapatkan beasiswa. Tapi apakah mendapatkan beasiswa itu mudah? Tentu tidak! Kita akan bersaing dengan ribuan bahkan jutaan orang lainnya. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa ini. Apa saja?

MENTORING BEASISWA

Syarat Mendapatkan Beasiswa

Kalau berbicara syarat, tentu tergantung dari jenis beasiswa yang ingin dilamar. Misal:

  1. Beasiswa yang diberikan secara penuh. Maka syaratnya cukup banyak, seperti memang tidak memiliki kemampuan finansial yang tetap, memiliki kemampuan intelektual yang tinggi (karena akan dibiayai secara penuh), dan memiliki komitmen untuk menyelesaikan studi tepat pada waktunya.
  2. Beasiswa yang diberikan berdasarkan prestasi, maka syarat utamanya harus memiliki prestasi sesuai dengan syarat yang ditentukan seperti pernah memenangkan beberapa kali kompetisi, olimpiade, dan lainnya.
  3. Beasiswa yang diberikan karena ikatan dinas, maka syaratnya tentu saja harus menyelesaikan studi tepat pada waktunya, kembali kepada perusahaan, dan mengabdi sesuai dengan kesepakatan di awal.

Kalau syarat dan persaingannya cukup berat, berarti perlu persiapan yang matang, agar bisa mendapatkan beasiswa. Kira-kira, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mendapatkan beasiswa? Salah satunya mengikuti berbagai program kursus atau mentoring yang dilakukan oleh berbagai lembaga kursus.

Dapatkan Beasiswa dengan Mengikuti Kelas Mentoring Beasiswa

Untuk mendapatkan beasiswa memerlukan persiapan yang serius. Mempersiapkan beasiswa secara mandiri atau otodidak boleh saja, tapi akan lebih baik bila kita mengikuti berbagai program lembaga kursus yang memberikan mentoring beasiswa.

Tujuannya? Agar persiapan yang kita lakukan lebih terarah. Dengan mengikuti program mentoring beasiswa, kita akan lebih diarahkan untuk mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan beasiswa kita, dan jenis beasiswa yang kita incar. Semisal, kita ingin mendapatkan beasiswa di Oxford University Inggris, maka kita akan dibimbing mulai dari tujuan pendidikan, budaya masyarakat sana, jenis soal yang akan ke luar, tahapan yang harus dilalui, kemampuan berbahasa inggris dengan skor dan sertifikat tertentu, sampai metode pendidikan yang diajarkan di sana.

Tentu bimbingan yang diberikan akan berbeda bila tujuan kita adalah Harvard. Karena setiap Negara, setiap universitas memiliki syarat dan standar tertentu untuk menerima mahasiswa. Dari segi budaya pun berbeda. Ini yang akan didapatkan bila kita memilih mentoring beasiswa.

Bahkan beberapa lembaga lebih spesifik lagi memberikan pelatihan berdasarkan tujuan akhir dari penerima beasiswa. Misal, anda ingin mengikuti program beasiswa yang durasinya tidak terlalu lama, seperti hitungan bulan atau maksimal 2 tahun saja. Beasiswa jenis ini biasanya diambil oleh para pekerja, yang ingin mengasah kemampuannya. Baik dalam hal bisnis, keuangan, marketing, atau lainnya.

Jadi, pilihlah mentoring beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan anda. Terlebih, bila anda telah mengincar salah satu agen pemberi beasiswa, maka carilah mentoring beasiswa yang pernah bekerja sama dengan agen tersebut, atau yang berhasil mengantarkan pesertanya lulus mendapatkan beasiswa melalui agen tersebut.

Atau anda bisa juga memilih jenis mentoring beasiswa yang staf pengajarnya adalah orang yang pernah menerima beberapa kali beasiswa. Karena jenis mentoring beasiswa seperti ini sangat bermanfaat. Bukan hanya berbagai tips, trik, dan soal untuk lulus pendaftararan beasiswa saja, tetapi juga akan mendapatkan cerita dari pengalaman penerima beasiswa tersebut.

Mentoring Beasiswa Langsung pada Ahlinya

Selain memfokuskan pada program-program mentoring beasiswa yang diberikan oleh berbagai lembaga kursus, anda juga bisa melengkapinya dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mereka yang pernah mendapatkan beasiswa.

Gali informasi sebanyak-banyaknya dari mereka yang telah berpengalaman menerima beasiswa, apalagi lebih dari 1 beasiswa. Cobalah mentoring besiswa ke mereka. Coba ikuti beberapa program mentoring beasiswa untuk short course dan coba untuk ikuti program short course tersebut, biasanya hanya 2-6 minggu saja. Semacam kursus singkat, namun dibimbing oleh para mentor yang berpengalaman di bidangnya.  Tujuannya, selain untuk portofolio, juga membuat kita memahami proses belajar dan budaya masyarakat di luar negeri.

baca juga

Dengan manfaat mentoring beasiswa yang begitu banyak, maka mulailah dari sekarang. Ambil setiap kesempatan, selalu latihan, cari tahu banyak informasi tentang Negara tujuan, persiapkan kemampuan berbahasa inggris, dan pilih mentoring beasiswa yang berpengalaman dan berkualitas. Sekarang, mentoring beasiswa juga bisa dilakukan secara online loh! Jadi tunggu apalagi?

Write a Comment