Perkembangan Jasa Translasi di Indonesia

undercover.co.id – Bagi anda penikmat film tentu anda tidak akan asing lagi dengan inisial seperti Lebah Ganteng,Pein Akatsuki atau Sultan_Khilaf bukan? Atau bahkan anda menyaksikan perhelatan Oscar tahun ini yang menobatkan film Parasite sebagai pemenang Oscar kategori Best Picture? Penonton acara penghargaan tersebut tentunya tidak menafikan keahlian seorang penerjemah bernama Sharon Choi.

Contoh contoh diatas adalah sedikit dari banyak gambaran alasan mengapa keahlian menerjemahkan menjadi salah satu soft skill paling dicari saat ini. Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin pesat, maka semakin banyak pula jasa penerjemah yang dibutuhkan. Entah itu penerjemah Inggris-Indonesia, Arab-Indonesia atau sebaliknya. Keahlian dalam menguasai dua bahasa tersebut sangat berguna diberbagai aspek kehidupan dan bisnis.

Sebab seorang translator atau interpreter mengemban tugas sebagai penyampai informasi yang benar dan akurat sesuai dengan bahasa yang dituju. Tidak hanya dalam industri perfilman sebagaimana contoh diatas, melainkan juga industri penerbitan, industri eskpor impor dan lain lain seorang penerjemah saat ini sangat diperlukan.

Artikel ini akan membahas mengenai perkembangan dan serba serbi jasa translasi di Indonesia. Mulai dari sejarah, jenis jasa translasi, tarif hingga prospek bisnis .

Sejarah perkembangan Jasa Translasi di Indonesia

International Federaton of Translator (IFT) baru didirikan pada tahun 1953 sementara 30 September diresmikan sebagai hari penerjemah Internasional. Tanggal tersebut dipilih sebab disinyalir sebagai tanggal pertama kali penerjemahan Injil dari bahasa Ibrani ke bahasa Latin pada awal abad ke lima masehi. Di Indonesia, profesi penerjemah disatukan dalam Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI).

HPI didirikan atas prakarsa beberapa anggota  DKJ (Dewan Kesenian Jakarta) pada 5 Februari 1974. HPI adalah anggota resmi dari IFT Federasi Penerjemah Internasional. Meskipun pada awalnya hanya terdiri dari penerjemah buku, kini anggota HPI juga termasuk penerjemah bahasa dan penerjemah dokumen.

Jenis Jenis Jasa Translasi

Sebagaimana tersebut dalam paragraf diatas, HPI membagi jasa translasi setidaknya terdiri dari tiga jenis yaitu:

·         Penerjemah Buku (Translator)

Penerjemah buku (Translator) bertugas untuk mengalih bahasakan dokumen dalam bentuk buku seperti buku pelajaran, novel, biografi dan lain lain. Contoh dari hasil kinerja seorang penerjemah buku adalah seperti novel Harry Potter karya J.K Rowling atau Crazy Rich Asian karya Kevin Kwan yang sekarang dapat kita nikmati novel versi bahasa Indonesianya.

·         Penerjemah Bahasa (Interpreter)

Penerjemah bahasa adalah seseorang yang menerjemahkan percakapan dari satu bahasa ke bahasa lain secara langsung (on time). Dari contoh di paragraf pertama diatas, Sharon Choi adalah contoh seorang interpreter. Seorang penerjemah bahasa yang baik dituntut untuk menemukan kosa kata yang mewakili ekspresi sang pembicara dengan cepat dan tepat.

·         Penerjemah Dokumen

Dalam website hpi.or.id, HPI memang tidak secara langsung membedakan profesi penerjemah dokumen dengan penerjemah buku. Namun, penulis membedakannya secara khusus disini agar pembaca mampu menangkap bahwa penerjemah dokumen ini adalah salah satu profesi yang penting.

Penerjemah dokumen adalah seorang penerjemah (translator) yang selain bisa menerjemahkan buku, juga bisa menerjemahkan dokumen resmi dan penting seperti akta notaris, akta kelahiran, Ijazah dan lain lain. Untuk memastikan akurasi dari hasil terjemahannya, untuk menjadi seorang penerjemah dokumen diperlukan sertifikasi khusus.

Seorang penerjemah dokumen bisa juga disebut sebagai Sworn Translator atau penyedia jasa translasi tersumpah. Apabila anda ingin sekolah ke luar negeri atau pindah ke luar negeri namun dokumen yang anda miliki masih berbahasa Indonesia, maka anda harus menggunakan jasa translasi ini. Sebab terjemahan dari dokumen yang anda inginkan harus disesuaikan dengan format dari negara yang anda tuju. Daftatr penyedia jasa translasi tersumpah ini bisa anda akses di hpi.or.id atau bisa anda lihat melalui laman Kedutaan Besar negara yang anda tuju.

Tarif  jasa translasi

Kementrian Keuangan Republik Indonesia menerbitkan peraturan Menteri Keuangan PMK No.78/PMK.02 Tahun 2019 Tentang Perubahan Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2020 yang didalamnya termasuk mengatur tarif dasar jasa translasi dan pengetikan. Namun demikian besaran tarif ini tidak kaku. Anda dapat bernegosiasi dengan penerjemah yang anda sewa untuk besaran harga pastinya. Berikut daftar tarif tersebut:

NoUraianSatuanBesaran
1Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           250,000.00
2Bahasa Jepang ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           400,000.00
3Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           410,000.00
4Bahasa Belanda ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           450,000.00
5Bahasa Prancis ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           366,000.00
6Bahasa Jerman ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           414,000.00
7Bahasa Asing lainnya ke Bahasa Indonesia atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           300,000.00
8Bahasa Indonesia ke Bahasa Daerah atau sebaliknyaHalaman Jadi IDR           174,000.00

Tabel 1: Daftar tarif jasa translasi menurut Peraturan Menteri Keuangan (Sumber: HPI, 2020)

HPI mendefinisikan satuan halaman jadi diatas sebagai berikut:

  • Ukuran kertas sebesar 21 X 29.7 (A4)
  • Margin atas, kanan,kiri dan bawah sama dengan 2.5 cm
  • Huruf berformat Arial
  • Jarak antar baris double

Dalam Microsoft word, format yang demikian itu umumnya berisi 225 hingga 250 kata.

Prospek bisnis jasa translasi

Globalisasi telah menuntut manusia untuk mampu beradaptasi dengan budaya asing. Salah satu bentuk budaya asing tersebut adalah bahasa. Oleh karena bahasa merupakan aspek penting dalam berkomunikasi, permintaan terhadap jasa translasi diperkirakan meningkat dari tahun ketahun. Apalagi saat ini jasa translasi tidak hanya dibatasi pada jasa translasi yang resmi.

Untuk menerjemahkan sebuah artikel atau jurnal berbahasa asing yang akan anda konsumsi sendiri misalnya, anda bisa meminta bantuan freelance translator seperti mahasiswa bidang study terkait untuk menerjemahkan. Selain itu anda juga bisa menggunakan website pencarian pekerja lepas untuk membantu anda menerjemahkan artikel atau jurnal tersebut. Tetapi ya karena bukan penyedia jasa translasi yang resmi, akurasi hasil terjemahannya bisa anda ragukan sehingga hanya cocok untuk konsumsi pribadi.

Mungkin menjadi seorang penyedia jasa translasi adalah prospek pekerjaan yang menarik bilamana anda memiliki keahlian di bidang bahasa tertentu.  Akan tetapi, seorang translator dituntut untuk mampu menerjemahkan suatu dokumen dari bahasa lain dan menyesuaikannya dengan bahasa yang diminta dengan baik. Misal jika anda menerjemahkan kata kata dari bahasa Inggris kedalam bahasa Indonesia, maka anda harus melakukan penyesuaian untuk menerjemahkan kalimat kalimat seperti idiom agar idiom atau kalimat kalimat tersebut mampu dipahami pembaca anda yang notabene orang Indonesia.

baca juga

Selain itu menjadi seorang translator juga mengharuskan anda membaca dan menerjemahkan subyek subyek yang bisa jadi anda tidak suka atau tidak tahu.  Contoh, jika anda adalah lulusan sastra Inggris dan tidak begitu menyukai hal hal berbau kedokteran, maka ketika anda diminta klien anda untuk menerjemahkan buku kedokteran misalnya dan anda terlanjur setuju, maka anda mau tidak mau harus belajar lagi.

Menjadi penyedia jasa translasi tidak hanya nampak menguntungkan dari segi finansial. Tetapi juga dengan menjadi seorang translator anda akan dapat mempertahankan kemampuan bahasa asing anda sekaligus mendorong anda banyak membaca dan belajar hal hal baru.

Write a Comment