AVIATION ENGLISH

Panduan Menerjemahkan Bahasa

https://lister.my.id/ – Di jaman modern sekarang ini, sudah bukan jamannya lagi untuk hanya menguasai satu Bahasa. Jika kita ingin terus belajar dan mencari ilmu baru, setidaknya kita harus bisa dua Bahasa, Bahasa utama kita dan Bahasa Inggris. Dan tidak ada salahnya juga jika kita menguasai beberapa Bahasa lain. Salah satu yang menjadi kesulitan tersendiri dengan banyaknya Bahasa ini adalah, menerjemahkan.

Menerjemahkan bahasa apalagi belanda adalah proses untuk mengubah Bahasa dalam suatu konten menjadi Bahasa lain. Suatu hasil terjemahan bisa dikatakan baik jika maksud dari penulis awalnya bisa tersampaikan dan orang yang tidak mengerti Bahasa sebelum diterjemahkan bisa memahami hasil terjemahan tersebut.

Biasanya penerjemahan dilakukan dengan tujuan untuk dapat memahami isi konten. Semua orang dari berbagai usia pasti pernah berada dalam posisi harus menerjemahkan sesuatu dari satu Bahasa ke Bahasa lain, entah itu materi kuliah, buku pelajaran sekolah, atau materi presentasi kerja. Biasanya dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, tapi bisa juga dari Bahasa lain. Sebenarnya bagaimana cara menerjemahkan yang baik dan benar? Dan apa saja yang harus dilakukan untuk jadi penerjemah yang baik?

  1. Cari Informasi Dasar

Sebelum kita memulai menerjemahkan sesuatu, sebaiknya kita pelajari dulu informasi dasar dari konten yang kita terjemahkan. Kita bisa membaca atau mencari-cari informasi seputar topik konten tersebut. Sehingga nantinya jika kita menemukan kata yang tidak kita mengerti, kita bisa paham dari mana kata itu berasal dan memiliki ide di mana harus mencari artinya.

Sebagai contoh, Kebanyakan artikel atau jurnal-jurnal ilmiah memiliki banyak istilah-istilah penting yang tidak termasuk dalam kata biasa. Jadi jika kita mengetahui itu istilah tentang apa, akan lebih mudah mencari terjemahannya.

  • Gunakan Pemilihan Kalimat yang Tepat

Ada banyak contoh kasus saat maksud hasil terjemahan tidak sama dengan maksud konten awal. Hal ini bisa terjadi karena kesalahan dalam penerjemahan. Untuk memahaminya, kita harus memahami terlebih dulu maksud dari konten awal tersebut, tujuannya apa dan maksud tiap kalimatnya apa. Lalu baru kita bisa menerjemahkannya menjadi Bahasa lain.

Bisa saja ada beberapa kalimat yang jika diterjemahkan ke Bahasa lain, struktur kalimatnya menjadi jauh berbeda. Itu bukan masalah, karena yang terpenting adalah pembaca memahami dan maksud penulis tersampaikan. Terkadang menambah atau mengurangi kata dan menggabungkan atau membagi kalimat juga bisa membantu untuk menyampaikan maksud.

  • Analisa Grammar dan Logika

Hampir semua Bahasa memiliki grammar-nya masing-masing. Contohnya Bahasa Inggris yang memiliki pola kata untuk masa lampau (past tense) dan masa yang akan datang (future tense). Selain itu juga masih ada banyak aturan grammar yang lain.

Dengan memahami grammar, kita bisa memahami maksud dan alur dari konten yang akan kita terjemahkan. Begitupun sebaliknya, jika salah memahami grammar, kita bisa gagal menangkap maksud dari penulis dan akhirnya salah dalam menerjemahkan. Coba pahami alur logika dalam konten tersebut dan mencocokkannya dengan grammar yang ada.

baca juga

    • Perhatikan Kata dan Kalimat Khusus

    Terkadang dalam suatu Bahasa ada kata-kata atau kalimat-kalimat yang memang tidak bisa diterjemahkan ke Bahasa lain. Jika kita memaksa untuk menerjemahkannya, maknanya akan jadi berbeda. Contohnya, beberapa ungkapan dan pepatah.

    Untuk kasus seperti ini, lebih baik jika kita membiarkan saja kata-kata dan kalimat itu apa adanya, tidak perlu diterjemahkan. Tapi tambahkan juga penjelasan tambahan dengan kalimat kita sendiri sebagai keterangan.

    • Perhatikan Jenis Konten

    Jenis konten yang berbeda menuntut teknik penerjemahan yang berbeda. Misalnya, penerjemahan jurnal ilmiah dan penerjemahan novel. Jurnal ilmiah membutuhkan penerjemahan dalam Bahasa formal, dan tidak bisa sembarangan merubah struktur kalimat. Sementara penerjemahan novel lebih fleksibel. Kita harus menyesuaikan gaya Bahasa penerjemahan kita dengan jenis konten dan juga kebutuhan.

    Write a Comment