Acrostic Poem

Mengenal Sastra Inggris terutama Acrostic Poem

Lister.my.id – Untuk kalian yang baru belajar Bahasa Inggris mungkin  belum mengetahui jenis –jenis poem atau puisi Bahasa Inggris. Kali ini kita akan membahas tentang English Literature atau karya sastra dalam Bahasa Inggris sama seperti halnya Bahasa Indonesia ada banyak karya sastra seperti novel, puisi, cerpen dan lainnya. Kali ini kita membahas puisi dalam Bahasa Inggris ada beberapa jenis puisi Bahasa Inggris yakni limerick, haiku, epic, seuntai, narasi, dan gratis ayat-ayat.

Apa sebenarnya puisi itu? Puisi adalah karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh dengan makna.

Puisi mengutamakan bunyi, bentuk dan juga makna yang hendak disampaikan. Suatu karya puisi yang baik memiliki makna yang mendalam, makna diungkapkan dengan memadatkan segala unsur bahasa.

Bahasa pada puisi tidak sama dengan bahasa yang kita pakai sehari -hari, Puisi menggunakan bahasa yang ringkas namun penuh makna dan Kata -kata yang digunakan mengandung banyak pengertian.

Dalam bahasa Inggris, Poem (puisi) atau sajak hampir sama dengan poetry, hanya saja bentuk penyajiannya dalam baris-baris yang teratur dan terikat. Sajak mementingkan keselarasan bunyi bahasa dan kesepadanan bunyi. Perbedaan poem dan poetry hanya ada pada bentuk. Nah, Apa saja perbedaan poetry, prose dan poem itu sendiri?

  • Poem : Merupakan sebuah sajak dalam bahasa inggris yang setiap barisnya saling memiliki keterikatan.
  • Poetry : Merupakan sebuah puisi (karya tulis) dalam bahasa inggris yang memiliki sebuah estetika dan makna yang mendalam.
  • Prose : Prose atau prosa merupakan karya tulis yang memiliki ritme yang besar dan biasanya digunakan untuk menuagkan ide atau gagasan akan suatu hal.

 Jenis puisi (poem)

Soneta – puisi berima pendek dengan jalur 14. Bentuk Soneta asli diciptakan pada abad ke–13/14 oleh Dante dan filsuf Italia bernama Francisco Petrarch. Bentuk tetap sebagian besar tidak diketahui sampai itu ditemukan dan dikembangkan oleh penulis-penulis seperti Shakespeare. Soneta gunakan iambik meter di setiap baris dan menggunakan akhiran baris sajak.

  • Limerick – puisi cerdas lima-line dengan irama khas. Pertama, kedua dan kelima garis, garis panjang, sajak. Garis pendek ketiga dan keempat sajak. (A-A-B-B-A).
  • Haiku – kuno bentuk puisi menulis terkenal karena ukurannya yang kecil serta tKalian baca yang tepat dan suku kata yang diperlukan pada lini tiga. Ini adalah asal Asia kuno.Haiku di terdiri dari 3 baris, masing-masing frase. Baris pertama biasanya memiliki 5 suku kata, baris kedua memiliki 7 dan jalur 3 dan terakhir mengulangi lain 5. Selain itu ada referensi musiman termasuk.
  • Epik – panjang puisi narasi dalam bahasa grand merayakan petualangan dan prestasi dari pahlawan legendaris atau konvensional
  • Seuntai – dua baris dari ayat yang sajak dan membentuk sebuah unit sendiri atau sebagai bagian dari sebuah puisi
  • Narasi – narasi puisi menceritakan peristiwa dalam bentuk puisi.
  • Gratis ayat – ayat gratis puisi tidak mengikuti aturan. Penciptaan adalah sepenuhnya di tangan penulis. Berima, suku kata hitungan, tKalian baca, nomor baris, jumlah Bait, dan pembentukan garis dapat dilakukan namun penulis ingin untuk menyampaikan ide. Tidak ada benar atau salah cara untuk membuat sebuah puisi ayat gratis.

Itulah karya sastra  khususnya puisi Bahasa Inggris, nah kita akan focus ke Acrostic poem apa sebenarnya acrostic poem itu. Acrostic poem tepatnya adalah puisi yang berdasarkan huruf awal dari nama kita ataupun dari kata yang kita inginkan. Beberapa keterangan menyebutkan “An acrostic poem is a type of poetry where the first, last or other letters in a line spell out a particular word or phrase”. – www.youngwriters.co.uk “ tafsiranya adalah puisi yang menuliskan huruf awal atau akhir menjadi sebuah ungkapan atau gambaran diri. Dalam arti lain puisi atau semacamnya yang memuat pesan-pesan tertentu dalam strukturnya, baik berupa suku kata pertama, terakhir, atau sejenisnya.

Langkah-menulis acrostic poem

1. Putuskan bahan yang digunakan. Beberapa orang senang menulis menggunakan komputer, sementara orang lain bekerja dengan lebih baik dengan pensil dan secarik kertas. Keduanya memiliki sisi baik dan buruk, jadi pertimbangkan mana yang lebih tepat bagi Kalian. Jika belum yakin, cobalah kedua metode tadi dan lihat mana yang lebih nyaman bagi Kalian.

  • Menggunakan komputer akan memungkinkan Kalian menghapus dan mengedit dengan lebih mudah maupun membatalkan kesalahan serta menyimpan beberapa draf berbeda dengan mudah.
  • Penggunaan pensil dan kertas bisa melambatkan dan membuat Kalian benar-benar memikirkan apa yang hendak ditulis di kertas. Penelitian juga menunjukkan bahwa menulis dengan tangan dapat memperkuat otak

2. Ketahui cara kerja akrostik. Akrostik mungkin terdengar rumit, padahal tidak! Kalian hanya harus mengingat huruf pertama dari tiap baris, yang jika dibaca secara vertikal akan mengeja topik puisi tersebut. Topik umumnya satu kata, tapi bisa lebih jika Kalian suka. Lihatlah contoh puisi akrostik mengenai matahari ini.

  • Ingat bahwa kata yang Kalian pilih sebagai huruf pertama dari tiap baris akan menentukan panjangnya puisi akrostik Kalian. Pilihlah kata yang sesuai dengan panjang puisi yang ingin Kalian tulis.
  • Jika kata yang ingin Kalian tulis terlalu panjang atau pendek, cobalah buka tesaurus untuk mencari sinonim kata. Misalkan, jika kata “cinta” terlalu singkat, Kalian bisa mencoba “sayang”, “persahabatan”, “kekaguman”, “kesetiaan” dan sebagainya.

3. Curahkan gagasan. Tentukan topik yang bisa Kalian bicarakan dengan tak habis-habisnya dan yang sebaiknya membuka ruang untuk penulisan dengan ggambaran yang melibatkan pancaindra, serta bahasa yang berdaya cipta

4. Tulislah kata topik Kalian secara menurun/vertikal. Karena tiap baris harus dimulai dengan huruf dari kata topik, Kalian harus selalu mulai dengan menuliskan kata tersebut. Dengan demikian, Kalian bisa membayangkan puisi dan mulai mengantisipasi bagaimana baris-baris Kalian akan menyatu.

5. Isi baris dalam puisi Kalian. Kalian mungkin tergoda untuk memulai dari baris pertama, tetapi tidak harus seperti itu.

6. Fokus pada pancaindra. Pelibatan pancaindra adalah penggunaan bahasa yang berakar dari kelima indra, yakni indra penglihatan, pendengaran, perasa, pengecap dan penciuman. Pembaca Kalian bisa memahami konsep abstrak seperti “cinta” atau “harapan” dengan lebih baik jika mereka bisa membayangkan detail-detail spesifik melalui tubuh mereka

7. Cobalah gunakan simile dan metafora. Simile adalah perbandingan yang menggunakan kata seperti “menyerupai” atau “bagaikan”: Merah bagaikan bunga mawar. Metafora juga membuat perbandingan, namun alih-alih mengatakan sesuatu menyerupai sesuatu yang lain, metafora selangkah lebih jauh dan mengatakan bahwa dua hal yang dibandingkan sebagai satu hal yang sama: Awan adalah bola kapas di angkasa

8. Gunakan bahasa yang berdaya cipta. Hindari kata-kata klise (kata-kata yang sudah terlalu biasa sehingga telah dikenal semua orang)  Contohnya menyatakan sesuatu “merah bagaikan bunga mawar” atau membandingkan awan dengan kapas. Sebaliknya, cobalah sekreatif mungkin! Cobalah munculkan deskripsi, gambaran, perbandingan yang belum pernah Kalian dengar sebelumnya.

baca juga

9. Revisi puisi Kalian. Hanya karena Kalian telah selesai mengisi baris dari puisi akrostik bukan berarti Kalian telah selesai! Setelah menyelesaikan draf pertama, coba baca ulang dan pikirkan bagaimana Kalian bisa membuatnya lebih baik lagi.

10. Gunakan hati dalam setiap karya. Karya yang tercipta dari hati akan terasa oleh hati.

Contoh Sederhana dari Acrostic Poem :

A is for Able, succeeding in all you set out to do

H is for Humble, never putting on airs

M is for Mesmerizing, you are captivating

A is for Articulate, the gift of expression

D is for Devoted, unwavering faithfulness

Itulah Karya sastra Bahasa Inggris hamper sama dengan Karya sastra kita semoga bisa memberikan pengetahuan yang baru.

Write a Comment