JLPT

MENGENAL JLPT

Lister.my.id – Sudah sejak 20 tahun terakhir, beberapa sekolah negeri maupun swasta menengah atas di Indonesia, telah menambahkan pelajaran bahasa jepang sebagai ekstrakurikuler atau bahkan telah masuk ke dalam kurikulum mata pelajaran mereka. Ini karena Jepang dengan budayanya yang disiplin dan kecanggihan teknologinya, telah menjadi inspirasi bagi banyak Negara di dunia, termasuk Indonesia.

            Bisa sekolah di Jepang atau bahkan bekerja di Jepang, menjadi kebanggan tersendiri bagi setiap orang. Hal itu karena, Jepang memang identik dengan keteraturan dan perkembangan teknologi. Siapapun yang pernah bersekolah atau bekerja di Jepang, akan dinilai sebagai orang yang berdisiplin tinggi dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

            Itu mengapa banyak dari masyarakat Indonesia dan dunia yang bercita-cita untuk sekolah atau bekerja di Jepang, salah satunya mungkin anda. Nah, bila memang anda berencana untuk kuliah atau bekerja di Jepang, anda diwajibkan mengikuti tes JLPT.

Apa dan Bagaimana Tes JLPT

Tes JLPT atau Japanese-Language Proficiency Test  atau dikenal dengan nama UKBJ (Uji Kompetensi Bahasa Jepang) atau disebut dengan Nihongo Noryoku Shiken dalam bahasa Jepangnya.

Tes ini menyerupai tes TOEFL, IELTS, dan tes HSK ( tes untuk menguji kemampuan berbahasa mandarin). Tujuannya, tentu untuk mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Jepang seseorang non Jepang yang berencana akan tinggal di Jepang. Baik untuk sekolah, maupun untuk bekerja. Tes JLPT pertama kali  dikembangkan di Jepang oleh Japan Foundation dan telah menjadi standar sertifikasi kemampuan berbahasa Jepang di seluruh dunia sejak tahun 1984.

Setidaknya sudah 7.000 peserta dari seluruh dunia yang telah mengikuti test pertama JLPT yang dilaksanakan secara serentak di 15 negara sekaligus di berbagai benua. Pada 2018, tes JLPT telah diikuti oleh lebih dari 1.168.000 peserta dari 86 negara di seluruh dunia. Jumlah yang cukup fantastis bukan?

baca juga

Tes JLPT hanya diadakan 2 kali dalam 1 tahun, yaitu di bulan Juli dan bulan Desember. Dan biasanya baru bisa mendaftarkan diri pada 1-2 bulan sebelum dibukanya tanggal pendaftaran. Sama seperti tes HSK yang digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa mandarin seseorang, tes JLPT juga terdiri dari beberapa level.

Berikut ini adalah level dalam tes JLPT yang perlu anda ketahui:

  1. Level N5 atau level paling mudah. Pada level ini, anda harus menguasai/membaca 100 kanji, menguasai 800 kosa kata, dan mampu memahami makna kalimat standar yang ditulis dengan huruf hiragana atau kanji sederhana.
  2. Level N4 atau level yang bisa seharusnya bisa ditembus oleh anda yang sudah mengikuti kursus bahasa Jepang paling tidak minimal 3 bulan. Pada level ini, anda diharuskan mampu menguasai/membaca 300 kanji, menguasai kurang lebih 1.500 kosa kata, dan bisa memahami percakapan sehari-hari yang diucapkan secara lambat, serta mampu membaca materi dengan tema atau topik sederhana.
  3. Level N3 seharusnya bisa dipilih oleh anda yang sudah mengikuti kursus bahasa Jepang setidaknya 1 tahun. Pada level ini, anda dianggap sudah bisa menguasai/membaca 650 kanji, menguasai 3.750 kosa kata, bisa memahami artikel yang ditulis dalam bahasa Jepang (kanji), dan dapat mengimbangi pembicaraan orang Jepang dengan kecepatan bicara normal.
  4. Level N2 ini bisa dibilang memiliki tingkat kesulitan yang jauh di atas level N3. Karena anda diharuskan bisa membaca 1.000 kanji, menguasai 6.000 kosa kata, dan bisa membaca sekaligus memahami artikel berbahasa Jepang, dengan topik umum. Terakhir, tentu anda harus bisa mengerti percakapan dan berita berbahasa Jepang dengan kecepatan normal. Artinya, tingkat kesulitan tes JLPT level N2 ini adalah 2x lipat dari tes JLPT level N3.
  5. Level N1 atau level yang paling sulit. Pada level ini, anda harus bisa membaca 2.000 kanji, menguasai 10.000 kosa kata, memahami berbagai jenis percakapan dengan perbedaan nuansa pada suatu pola kalimat yang menggunakan kosa kata tertentu.

Struktur soal tes JLPT meliputi vocabulary (kosa kata), kanji, grammar, reading, dan listening. Semua soal dalam bentuk pilihan ganda, dan itu mengapa tidak ada tes speaking dan writing seperti dalam IELTS. Durasi pengerjaan tes JLPT berbeda-beda pada setiap levelnya. Level N5 berdurasi 105 menit, dan level N1 berdurasi 170 menit. Di tahun 2020 sendiri, tes JLPT diadakan pada tanggal bulan Desember saja. Anda bisa langsung melihat ke website JLPT untuk info lebih detilnya.

Sebaiknya Lakukan JLPT Preparation

Mengingat tes ini hanya diadakan 2 kali dalam 1 tahun, tidak ada salahnya jika anda mempersiapkan diri dengan mengikuti kursus JLPT Preparation. Hampir semua lembaga kursus bahasa Jepang menyediakan kelas JLPT Preparation. Mengikuti JLPT Preparation bagus untuk mengukur kemampuan berbahasa Jepang anda, kira-kira cocok untuk mengikuti tes di level berapa. Atau untuk menguji apakah analisa anda pada kemampuan berbahasa Jepang anda sudah sesuai dengan perkiraan anda.

Karena tidak ada tes speaking & writing, mungkin anda bisa mempelajari sendiri materi-materi yang anda dapatkan dari buku atau ebook. Tapi, bila anda diburu waktu karena pendaftaran kuliah, beasiswa, atau pekerjaan di Jepang, sebaiknya anda mengikuti JLPT Preparation, agar anda bisa lulus di level yang anda tuju sesuai dengan target dalam satu kali tes saja. Selain cukup mahal, tes ini juga hanya diadakan 2 kali dalam setahun. Kalau tidak lulus di level yang anda daftarkan, anda sudah membuang waktu 6 bulan yang sia-sia.

Jadi, pastikan anda mengikuti JLPT Preparation. Di sini, anda akan dibimbing untuk bisa memiliki kemampuan sesuai dengan target level tes yang ingin anda ikuti. Anda akan diberi berbagai gimmick sebagai bagian dari simulasi tes JLPT. Mengikuti JLPT Preparation artinya juga melatih anda membiasakan diri membaca semua bacaan berbahasa Jepang, berkomunikasi dengan bahasa Jepang, terbiasa dengan atmosfer Jepang, yang tentunya akan sangat mempengaruhi kondisi emosional anda pada saat menjalani tes JLPT.

baca juga

Anda menjadi lebih percaya diri karena sudah mempersiapkan tes JLPT dengan matang, terutama pada penguasaan kosa kata yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan. Jika tidak mengikuti JLPT Preparation, anda pasti akan memerlukan waktu yang lama untuk menguasai kosa kata sebanyak itu. Perlu latihan khusus, terarah, dan sistematis, agar anda bisa segera menguasai ribuan kosa kata berbahasa Jepang dalam berbagai tema kehidupan sehari-hari. Selain itu, secara tidak langsung, anda juga belajar mengenal budaya Jepang, yang pastinya akan sangat berguna untuk anda.

Write a Comment

nine − three =