Kursus Business Conversation

Kursus Business Conversation – Berbincang-bincang Bisnis

Lister.my.id – Ya, kembali lagi pada artikel kursus Bahasa Inggris batch 2. Di beberapa artikel kemarin sudah dibahas mengenai topik-topik yang berkaitan dengan kursus Bahasa Inggris bertema kursus pronunciation, serta persiapan kuliah abroadkursus persiapan kuliah luar negeri. Lantas di bahasan kali ini akan dibicarakan mengenai tema Kursus Business Conversation. Pembahasan yang ada merujuk pada kemampuan berbincang-bincang mengenai bisnis dan profesi dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Aspek bersosialisasi merupakan hal yang vital pada bidang ini, dan hal itu bisa dibangun melalui kemampuan berkomunikasi yang secara teknis dilakukan melalui perbincangan. Karena itulah diskusi kali ini akan bersifat begitu spesifik, yang mana hanya akan relevan bagi para pelaku bidang-bidang tersebut saja.

Namun bukan tidak mungkin, bahasan ini juga akan bermanfaat bagi mereka yang ingin mendalami perilaku serta cara berbisnis dewasa ini. Maka akan sangat tepat jika artikel kali ini diberi judul: Berbincang-bincang Bisnis Menggunakan Bahasa Inggris.

Perbincangan mengenai bisnis merupakan sebuah hal yang dianggap penting bagi para pelaku profesi tersebut.

Melalui perbincanganlah, berbagai kesepakatan bisnis dapat diraih – melibatkan sebuah perjanjian bisnis yang dapat menguntungkan banyak pihak. Tidak hanya itu, sebuah negosiasi pun dapat dilaksanakan, juga, melalui sebuah perbincangan bisnis yang baik. Pada prakteknya, hal itu dapat diraih melalui sebuah kemampuan komunikasi yang mumpuni serta berbagai kompetensi serta kemampuan berbahasa.

Maka tentu saja, bahasa yang paling tepat untuk memenuhi segala keperluan tersebut akan jatuh pada Bahasa Inggris sebagai bahasa universal yang paling umum digunakan pada berbagai bidang di seluruh belahan dunia.

Lantas kompetensi kebahasaan seperti apakah yang diperlukan? Keterampilan komunikasi bagaimanakah yang harus dimiliki? Apakah urgensi dari kemampuan berbincang-bincang pada kaitannya dengan kompetensi dan keterampilan tersebut? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan inilah yang akan dijawab pada artikel kali ini sekaligus yang membuatnya menjadi sesuatu yang sangat menarik.

Perbincangan bisnis (business conversation) dalam Bahasa Inggris.

Perbincangan merupakan sebuah keterampilan berkomunikasi yang termasuk ke dalam kompetensi berbahasa, khususnya melibatkan kemampuan berbicara (speaking skill) dan kemampuan menyimak (listening skill). Pada batch sebelumnya topik yang hampir serupa juga telah sedikit dibahas di mana membicarakan mengenai kemampuan Bahasa Inggris bisnis atau business English skill, serta komunikasi bisnis – yang dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai business communication.

Jika dilihat dari hierarki mereka, perbincangan mengenai bisnis sendiri merupakan bagian dari keterampilan komunikasi bisnis, di mana keduanya juga merupakan cabang dari kemampuan Bahasa Inggris bisnis. Lebih lanjut, jika ingin dilacak hingga cabang keilmuan yang ada, Bahasa Inggris bisnis sendiri merupakan bagian dari Bahasa Inggris guna berbagai keperluan khusus atau yang juga disebut English for specific purposes (ESP) –merupakan salah satu tema artikel bahasan pada batch lalu.

Kemampuan komunikasi sendiri mulai terlihat fundamental memasuki paruh akhir abad ke-21 dimana bentuk-bentuk yang ada mulai memasuki menjadi sebuah kebutuhan yang baru. Dengan seiring berkembangnya zaman pada era globalisasi, cakupan dari komunikasi bisnis pun terjalin tidak hanya di antara para pelaku yang berada pada lingkup wilayah sekitar saja, melainkan mulai menjamah pada cakupan internasional.

Melihat fenomena tersebut, banyak pakar pada bidang ini akhirnya mulai menaruh perhatian lebih pada perkembangan kemampuan berkomunikasi guna memenuhi kebutuhan yang baru saja bangkit. Hal ini dapat terlihat dengan diluncurkannya buku mengenai komunikasi bisnis terbitan Cambridge yang berjudul English for Business Communication ditulis oleh Sweeney (2003).

Berdasarkan buku diatas, komunikasi bisnis terdiri dari lima aspek penting, dimana masing-masing aspek tersebut kemudian dibagi lagi menjadi lima belas topik yang dibahas secara tersendiri. Kelima topik yang ada dianggap penting guna membangun kecakapan dalam berbisnis, yaitu terdiri atas: (1) Keberagaman budaya dan bersosialisasi (cultural diversity and socializing); (2) Bertelepon (telephoning); (3) Presentasi (presentations); (4) Pertemuan (meetings), dan; (5) Negosiasi (negotiations).

Pada artikel batch lalu, kelima aspek tersebut sudah dibahas secara umum. Namun kali ini, jika dilihat dengan kaitannya terhadap kemampuan perbincangan bisnis dalam Bahasa Inggris, diskusi yang ada tidak akan menyertakan aspek presentasi (presentations) di dalamnya. Dengan berkurangnya salah satu aspek tersebut, maka topik pokok pembahasan akan hanya berkisar sekitar sebelas topik saja.

Perbincangan bisnis dalam Bahasa Inggris

Memasuki inti dari pembahasan, akan dibahas beberapa topik komunikasi bisnis Bahasa Inggris yang berhubungan dengan keterampilan berbincang-bincang. Seperti yang sudah dibahas di atas, jika berdasar pada buku Sweeney (2003), terdapat empat aspek, terbagi menjadi sebelas topik yang berhubungan dengan perbincangan, diantaranya:

  • Aspek keberagaman budaya dan bersosialisasi (cultural diversity and socializing)

Aspek ini menekankan pada kemampuan seseorang dalam memahami budaya yang berbeda dan menerapkannya dalam suatu konsep yang tepat. Ini dianggap perlu bagi dunia bisnis, karena suatu hubungan kerja sama dapat terjalin melalui adanya itikad atau kesan yang baik. Hal itu dapat dilihat dari kedua topik yang dimiliki oleh aspek ini berhubungan dengan: (a) bagaimana membangun suatu hubungan (bisnis), dan; (b) kaitan dari kebudayaan tersebut guna menyenangkan lawan bicara.

  • Aspek kemampuan berbicara melalui telepon (telephoning)

Keberadaan aspek ini penting bagi seseorang untuk mampu melakukan sebuah percakapan atau perbincangan melalui telepon secara layak dan sesuai norma yang berlaku. Hal ini biasa dibakukan bagi orang-orang yang berprofesi sebagai sekretaris maupun para asisten di bidang administrasi dan manajemen. Karena itu ada tiga topik yang berkaitan dengannya: (a) meninggalkan serta menerima pesan; (b) memberikan umpan balik (feedback), serta; (c) penyelesaian masalah.

  • Aspek melalukan pertemuan bisnis (meetings)

Tentu saja salah satu urgensi mengenai kecakapan dalam melakukan suatu perbincangan bisnis terletak pada bagaimana cara seseorang dapat menerapkannya dalam berbagai aktivitas bisnis – yang mana di dalamnya termasuk bagaimana melakukan pertemuan atau meetings. Hal ini dianggap penting, baik ketika berhadapan dengan klien, nasabah, ataupun dewan direksi pemangku kewenangan (stakeholders). Topik yang dibahas pada aspek ini berkisar pada tiga hal: (a) merancang keefektifan pertemuan; (b) mengeksekusi pertemuan yang efektif, dan; (c) cara mengakhiri pertemuan yang meninggalkan sebuah impresi baik.

  • Aspek penegosiasian bisnis (negotiations)

Dan hal terakhir yang dianggap perlu untuk dibahas sebagai tunjangan aspek kemampuan berbincang adalah negosiasi bisnis. Dalam bidang manajemen dan bisnis suatu kegiatan negosiasi amatlah vital karena aktivitas inilah yang menentukan terjadinya sebuah kesepakatan bersama dan saling menguntungkan satu sama lain.

Tingkat keberhasilan atas negosiasi yang terjadi itu sendiri, bisa dilihat dari keberadaan pihak-pihak yang diuntungkan. Guna meningkatkan persentase keberhasilan yang ada, aspek ini memiliki tiga fokus topik bahasan: (a) mempersiapkan negosiasi; (b) pelaksanaan negosiasi, serta; (c) mengakhiri negosiasi.

baca juga

Dan itulah pembahasan mengenai perbincangan bisnis. Untuk berbagai bahasan lain yang bersifat mendetail dan lebih komprehensif, dapat dibaca pada buku acuan literatur yang sudah diberikan di atas.

Write a Comment