Jasa Proofreading : Definisi, Tugas dan Prospek Karir

undercover.co.id – Mahasiswa seringkali diberi tugas untuk membuat essay atau laporan praktikum oleh dosennya. Kadang, dosen juga meminta anak didiknya agar membuat tugas yang sesuai dengan EYD atau Grammar. Apabila seorang kawan anda sering meminta anda mengoreksi tata bahasa tersebut, bisa jadi anda berbakat menjadi seorang proof reader profesional yang dibayar. Tidak hanya menambah wawasan dan relasi, menjadi seorang proof reader sejak mahasiswa juga dapat membantu anda mengumupulkan uang saku tambahan.

Jadi, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai jasa proofreading. Tidak hanya membahas definisinya saja, tetapi juga membahas kualifikasi dan beban kerja profesi tersebut serta industri jasa proofreading di Indonesia.

Apa itu jasa proofreading?

Secara singkat, jasa proofreading adalah sebuah jasa yang bergerak dibidang editing dan bertugas membenarkan kesalahan pengetikan. Entah itu kesalahan pengetikan sebab human error  atau sebab gaya penulisan kurang sesuai dengan gaya tertentu.

Seorang proofreaderadalah ujung tombak dari divisi editing sebuah perusahaan penerbitan. Sebab sebelum sebuah buku bisa di cetak dan di publikasi, teks buku tersebut harus dikoreksi oleh seorang proofreader.

Sekilas tugas tersebut sama dengan tugas editor. Namun sebenarnya tidak. Pekerjaaan seorang proofreader benar benar berfokus pada kesalahan ketik atau salah format tata bahasa. Sementara pekerjaan seorang editor meliputi hal hal yang lebih masuk ke inti pembahasan konten. Seperti mengatur ulang struktur paragraf dokumen, mengganti kosa kata bahkan hingga mengurangi tokoh dalam sebuah tulisan novel.

Soft skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penyedia jasa proofreading

Untuk menjadi seorang proof reader anda perlu memiliki pandangan yang jeli dan penguasaan terhadap EYD dan PUEBI jika bahasa Indonesia, Grammar dan Punctuation jika dokumen anda dalam bentuk bahasa Inggris. Tidak hanya itu, untuk konten konten tertentu anda juga harus memiliki pengetahuan tambahan. Seperti bilamana anda adalah seorang proof reader dokumen hukum, maka anda harus menguasai tata bahasa dan format dalam penyusunan sebuah Undang Undang.

Begitupula jika anda adalah seorang proof reader dokumen akademik seperti tesis, skripsi atau disertasi. Selain anda diharuskan memahami istilah istilah tertentu dalam konten dokumen yang anda teliti anda juga harus mengerti gaya penulisan daftar pustaka yang digunakan oleh kampus klien anda. Contoh, jika anda mengoreksi tesis mahasiswa magister ekonomi dan manajemen Universitas Gadjah Mada, maka anda harus memahami penulisan daftar pustaka gaya APA (the American Psychological Association) karena format resmi kampus tersebut meminta demikian.

Beban kerja jasa proof reading

Seperti yang telah ditulis dalam paragraf diatas jika anda ingin menjadi seorang proof reader, maka tugas anda adalah mengoreksi kesalahan penulisan dari konten yang ditulis oleh orang lain. Konten konten tersebut tidak hanya berupa buku atau artikel, tetapi juga bisa jadi berupa konten publikasi digital seperti caption instagram atau publikasi pengumuman di twitter. Oleh karena itu tugas anda juga tidak semata mata cukup mengoreksi kesalahan pengetikan atau tata bahasa namun juga tata letak foto.

Selain itu seorang proof reader juga dituntut untuk mengoreksi sumber data yang disitasi oleh penulis dalam tulisannya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa data yang dirujuk memang benar benar ada dan dari sumber yang valid. Hal ini penting untuk sebuah tulisan, terlebih tulisan yang sifatnya akademik. Sebab kredibilitas sumber data dan validitas data adalah hal yang krusial. Jika terdapat data yang bersumber dari sumber yang kurang kredibel dan valid, nama baik penulis, institusi penulis serta perusahaan publikasi tempat sang proofreader bekerja akan dipertaruhkan.

Seorang proof reader harus sering berdiskusi dengan penulis konten. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap kata atau istilah dan paragraf dalam penulis konten  tersebut sudah tertulis dengan benar sebelum dirilis. Beberapa perusahaan jasa proof reading di luar negeri bahkan meminta proof reader mereka untuk duduk mendengarkan sang penulis membacakan tulisannya dengan keras sembari dia mengoreksi tulisan tersebut. Hal ini tentu membuat seorang proof reader harus membaca berkali kali tulisan yang ia koreksi sebelum dia nyatakan bahwa tulisan tersebut sudah layak terbit sehingga menjadi seorang proof reader dibutuhkan kesabaran yang tinggi disamping ketekunan yang luar biasa.

Industri jasa proofread di Indonesia

Peluang karir utama dari seseorang yang memiliki keahlian sebagai proofreader memang di industri penerbitan. Akan tetapi  menurut penulis, skill ini sebenarnya banyak dibutuhkan di berbagai industri. Sebab keahlian proofreading juga dibutuhkan saat menyusun berbagai dokumen penting seperti minutes of meeting (MoM), Memorandum of Understanding (MoU), menyusun dokumen kontrak hingga menyusun klausul perundang undangan. Sehingga peluang karir individu dengan skill ini sebenarnya lebih luas dari industri penerbitan saja.

Lain daripada itu, karir dibidang ini juga dapat dibangun mulai dari nol. Mulai dari saat anda menjadi seorang mahasiswa, anda dapat menawarkan jasa proofread  berbayar anda kepada rekan rekan anda secara freelance. Ini tidak saja dapat membantu anda mengumpulkan tambahan uang saku dan teman baru melainkan juga menambah wawasan dan pengalaman anda. Sehingga ketika anda sudah lulus dari kuliah, anda sudah memiliki cukup pengalaman dan portofolio yang bisa anda gunakan untuk melamar menjadi seorang proofreader atau sekretaris profesional.

Dengan perkembangan teknologi seperti saat ini anda juga bisa membangun karir anda dengan menjadikan diri anda sendiri  sebagai penyedia jasa proofreading online terlepas dari apapun latar belakang studi anda dan lokasi anda.

Anda bisa jadi mendapatkan klien dari orang, perusahaan atau organisasi dari seluruh dunia terutama jika anda menawarkan jasa proofread bahasa Inggris. Sama sepperti halnya ketika anda menjadi seorang proofreader ketika kuliah, menjadi seorang online proofreader juga dapat membantu anda memperoleh pengalaman, koneksi, portofolio dan eksposur yang anda butuhkan ketika anda ingin menjadi seorang proofreader profesional.

Sebagai tambahan, tarif jasa proofreading setidaknya ditentukan oleh lima faktor yaitu:

  1.  Jumlah kata dalam naskah (word count)
  2. Kapabilitas dan kredibilitas sang proofreader
  3. Kecepatan pengerjaan koreksi naskah yang diminta (semakin cepat semakin mahal)
  4. Kemudahan layanan seperti aspek pembayaran dan kemudahan diskusi
  5. Layanan ekstra yang ditawarkan seperti pengiriman dokumen versi tracked (dokumen naskah yang dipenuhi coret coret komentar sang proofreader) dan dokumen yang versi clean (siap dipublikasi). Perusahaan jasa proofreading juga seringkali mengikut sertakan sertifiikat resmi perusahaan untuk menjamin mutu dan validitas hasil koreksi.

Oleh karena itu ketrampilan proofreading adalah ketrampilan yang semakin menguntungkan jika sering diasah dari waktu kewaktu. Semakin anda memiliki banyak pengalaman dan portofolio, maka semakin mahal pula jasa proofread anda.

baca juga

Sehingga menjadi seorang freelance dan online proofreader sejak masih mahasiswa adalah  suatu pijakan karir yang direkomendasikan. Karena selain mendapatkan pengalaman, ilmu dan kawan baru, menjadi seorang freelance dan online proofreader dapat anda lakukan kapan saja dan dimana saja.

Write a Comment