Persiapan Kuliah Luar Negeri

5 Best Tips Persiapan Kuliah Luar Negeri

Kursus Inggris Persiapan Kuliah Luar Negeri – Tes Bahasa Inggris
Guna Kuliah Keluar Negeri , Ya, kembali lagi pada artikel kursus Bahasa Inggris batch 2. Memasuki paruh akhir dari pembahasan batch kali ini, tema yang dibahas lagi-lagi hanya akan bersifat sebagai pelengkap dari bahasan yang sebelumnya. Namun sebelum berbicara panjang lebar, ada baiknya jika kita sedikit membahas beberapa artikel yang sudah-sudah. Hingga sekarang, batch kali ini sudah memiliki tiga gugus tema:

(1) bahasan tentang manajemen dan bisnis, seperti kursus business conversation, kursus business presentation, serta kursus business writing; (2) diskusi mengenai hal-hal teknis yang berhubungan dengan Bahasa Inggris yaitu: kursus pronunciation, kursus persiapan kuliah luar negeri, dan kursus English for public speaking, serta; (3) gugus terakhir yaitu pengajaran Bahasa Inggris: kursus bahasa inggris anak dan private TOEIC.

Lantas artikel kali ini akan melanjutkan pembahasan dari artikel kedua pada gugus hal teknis Bahasa Inggris, yaitu kursus persiapan kuliah luar negeri, dengan tema Kursus Inggris Persiapan Kuliah Luar Negeri. Apabila dilihat sekilas dari namanya, pembahasan kali ini tampak tidak berbeda dari bahasan artikel sebelumnya. Namun tentu saja akan ada pembahasan yang cukup kontras dan tidak kalah signifikan untuk didiskusikan. Maka artikel kali ini akan memiliki judul: Tes Bahasa Inggris Guna Kuliah Keluar Negeri.

Terlebih dahulu, akan bijak rasanya jika sedikit membicarakan mengenai diferensiasi yang dimiliki oleh masing-masing artikel tersebut. Salah satu petunjuk yang dapat dijadikan acuan adalah judul dari kedua artikel yang berguna untuk ‘membatasi’ ruang gerak dari pembahasan. Artikel kali ini akan lebih di fokuskan hanya pada pembahasan-pembahasan yang berkaitan dengan tes-tes kompetensi kebahasaan guna proses admisi persyaratan kuliah luar negeri – di mana berbeda dengan artikel sebelumnya yang juga ikut membahas tes-tes kompetensi akademis.

Selain berhubungan dengan artikel yang telah disebutkan, bahasan kali ini juga memiliki korelasi pada beberapa bahasan artikel-artikel tes kompetensi kebahasaan batch sebelumnya. Namun bisa dikatakan artikel kali ini hanya akan merangkum secara umum, berbagai bahasan spesifik yang sudah-sudah. Dan tanpa menunggu lebih lama lagi, berikut ini adalah pembahasan mengenai berbagai tes tersebut, yang tentunya akan sangat menarik untuk didiskusikan.

Persiapan Kuliah Luar Negeri
Group of young attractive smiling students dressed casual sitting on the staircase outdoors on campus at the university.

Kursus Inggris Persiapan Kuliah Luar Negeri Selayang pandang studi keluar negeri dari sudut pandang kebahasaan.

Jika membicarakan mengenai kuliah keluar negeri , tentu saja perhatian yang paling pertama dan utama adalah kemampuan berbahasa asing. Akan sangat mengkhawatirkan apabila seseorang tidak memiliki kemampuan yang cakap dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing di tempat yang baru, begitu juga kebutuhan spesifik lainnya dalam konteks-konteks khusus seperti aktivitas pekerjaan ataupun akademis.

Lantas kemampuan bahasa asing akhirnya menjelma, tidak hanya sebagai sebuah kebutuhan, namun menjadi suatu komoditi yang banyak dicari. Kebutuhan bahasa asing pun akan sangat beragam, tergantung negara ataupun tujuan benua yang akan ditempati nantinya. Namun yang paling umum digunakan adalah Bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang paling banyak digunakan dalam aktivitas internasional. Maka pembahasan mengenai kebutuhan bahasa asing guna kuliah di luar negeri kali ini akan difokuskan pada urgensi dari Bahasa Inggris sendiri sebagai bahasa akademis universal.

Melihat fenomena tersebut, berbagai instansi perguruan tinggi dan universitas pun akhirnya memandatkan sebuah persyaratan kebahasaan, khususnya Bahasa Inggris, hingga tingkat kompetensi tertentu. Ini dianggap penting, agar setiap pembelajar mampu memiliki kecakapan berbahasa yang diperlukan dalam mengikuti proses perkuliahan. Untuk mengakomodir keperluan tersebut, maka sudah ada beberapa pihak yang bergerak secara independen dalam menyediakan keperluan sertifikasi kompetensi Bahasa Inggris. Berbagai pihak ini pun lantas merancang sebuah standar penilaian yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan global.

Nama-nama besar pun lama-kelamaan bermunculan dan menunjukkan dominasinya pada dunia ‘bisnis’ pengujian kompetensi kebahasaan. Beberapa di antaranya memiliki spesifikasi yang umum digunakan pada wilayah tertentu saja, namun ada juga tes yang berfokus pada diversifikasi media yang digunakannya. Maka terkadang, opsi yang dimiliki oleh seorang kandidat sendiri bukanlah semata-mata berdasarkan kebutuhan kompetensi berbahasanya saja, namun juga ditentukan oleh syarat admisi tematis institusi perguruan tinggi atau universitas yang bersangkutan – di mana masing-masing institusi terkadang memiliki preferensi khusus mengenai tes kompetensi kebahasaan yang harus diambil.

Maka dirasa akan sangat wajar jika persyaratan admisi terkadang tidak hanya menentukan suatu standar nilai kompetensi yang dibutuhkan saja, namun ikut menyertakan secara spesifik, nama tes kompetensi kebahasaan yang mereka akui. Hal ini disebabkan karena masing-masing tes kompetensi kebahasaan memiliki fokus pengujian yang berbeda satu sama lain. Tidak hanya itu, masing-masing dari mereka juga memiliki standar penilaian dan pengukuran yang berbeda-beda, sehingga nilai atau grade yang keluar nantinya jarang sekali dapat dipadupadankan antara suatu tes dengan tes yang lainnya.

Walhasil, nama-nama besar seperti IELTS, yang diisukan oleh pemerintahan Inggris, lalu TOEFL, milik lembaga pengujian swasta nirlaba bernama ETS, maupun ESOL sebagai salah satu tes kompetensi kebahasaan tertua di dunia, masing-masing dari mereka memiliki keluaran sertifikat serta cakupan bidang yang unik dan komprehensif. Beberapa jenis tes kompetensi kebahasaan tersebutlah yang akan ikut dibahas pada pokok pembicaraan kali ini.

Kursus Inggris Persiapan Kuliah Luar Negeri Berbagai varian tes kompetensi kebahasaan.

  • IELTS (International English Language Testing System)

Adalah tes kebahasaan yang paling terkemuka di seluruh dunia. Tes ini diisukan oleh lembaga pemerintah Inggris bernama British Council yang bekerja sama dengan Cambridge dalam pelaksanaannya. Tes ini menjadi sangat populer dikarenakan basis pengujian empat kemampuan berbahasanya yang terbilang simpel seperti: speaking (berbicara), listening (menyimak), reading (membaca),dan writing (menulis). Tes ini sangat umum dipergunakan pada berbagai kepentingan global – menjadikan keluaran sertifikatnya begitu mendominasi serta diakui di mana-mana.

baca juga

  • TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

Ditempat kedua terdapat TOEFL yang menyandang predikat sebagai tes kompetensi paling terkemuka kedua di dunia. Diisukan oleh Educational Testing System (ETS), yaitu suatu lembaga pengujian swasta nirlaba yang sudah diakui kapabilitasnya, TOEFL sangat populer khususnya di Indonesia. Berbeda dengan IELTS, TOEFL sendiri memiliki klasifikasi yang juga mencakup pada jenis media pelaksanaannya. Hal ini dimaksudkan untuk  mengakomodir berbagai kebutuhan dari kandidat.

  • ISE (Integrated Skills in English)

Mungkin tes yang satu ini jarang didengar oleh banyak orang dikarenakan cakupannya yang terbatas hanya pada keperluan-keperluan kompetensi Bahasa Inggris berhubungan dengan negara British saja. Tes ini diisukan oleh dewan pengujian terkemuka bernama Trinity College yang bermarkas di London, Inggris. Selayaknya IELTS, ISE sendiri menguji empat kemampuan berbahasa. Namun uniknya, sertifikasi keluaran ISE dapat dipetakan sesuai dengan standar kebahasaan yang paling terkemuka di benua biru, yaitu CEFR (Common European Framework of Reference) for languages.

  • TESOL (Teaching of English to Speakers of Other Languages)

Khusus tes yang satu ini hanya dimaksudkan bagi para pengajar. Berbeda dengan sertifikasi kompetensi kebahasaan yang lainnya, tes yang juga diisukan oleh Trinity College London ini digunakan sebagai standar kualifikasi yang berhubungan dengan karir mengajar Bahasa Inggris – dengan kata lain, tes ini diperuntukkan hanya bagi para guru ataupun dosen. Program-programnya pun sangat bervariasi sesuai dengan kebutuhan akademis dan pengalaman mengajar yang dimiliki.

baca juga

Dan itulah pembahasan mengenai berbagai tes kompetensi Bahasa Inggris yang paling sering digunakan untuk kebutuhan kuliah keluar negeri. Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai detail-detail tes tersebut, dapat membaca artikel-artikel pembahasan pada batch sebelumnya ataupun mengunjungi situs-situs resmi mereka.

Write a Comment

12 + 16 =